Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Nurul Arifin Tegaskan Ruang Digital Bukan Tempat Mengeksploitasi Orang

Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang menegaskan pentingnya perlindungan privasi masyarakat di ruang digital. Dukungan ini disampaikan menyusul polemik konten influencer Emanuel Bryan atau Bryan Ebem yang merekam seorang usher dengan candid camera tanpa persetujuan pada acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Nurul Arifin menekankan bahwa ruang digital bukan ruang tanpa aturan, di mana kebebasan berekspresi harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak privasi, martabat, dan rasa aman setiap warga negara.

Dalam pernyataannya pada Kamis, 6 Agustus 2026, Nurul Arifin menilai bahwa kreativitas tidak boleh dibangun di atas eksploitasi orang lain yang tidak memberikan persetujuan. Ia menambahkan bahwa pernyataan Komdigi merupakan pengingat penting bagi setiap pengguna media sosial, termasuk influencer dan kreator konten, untuk memiliki tanggung jawab hukum dan moral atas materi yang dipublikasikan. Nurul Arifin mendukung penuh upaya Komdigi dalam membangun ekosistem digital yang sehat, dengan perlindungan data pribadi dan etika digital sebagai fondasi penting demi keamanan seluruh masyarakat.

Berita terkait