Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Obat Eksperimental Diranersen Janjikan Harapan Baru untuk Pasien Alzheimer Tahap Awal

Penelitian terbaru menunjukkan obat eksperimental diranersen berpotensi memperlambat penurunan kemampuan kognitif pada pasien Alzheimer tahap awal. Uji klinis fase 2 bernama CELIA melibatkan 416 peserta dan disampaikan pada konferensi AAIC 2026 di London. Diranersen dirancang untuk menurunkan produksi protein tau, yang berperan dalam pembentukan tau tangles pada otak pasien Alzheimer. Hasil menunjukkan manfaat klinis pada berbagai dosis, dengan efek terkuat pada dosis 60 mg dibandingkan plasebo. Biomarker juga mengindikasikan penurunan protein tau pada otak peserta. Pendekatan ini berbeda dari pengobatan sebelumnya yang fokus pada protein beta-amiloid. Namun, diranersen masih dalam tahap eksperimental dan perlu uji klinis fase 3 untuk konfirmasi efektivitas dan keamanan pada populasi yang lebih besar. Peneliti menekankan pentingnya penelitian lanjutan untuk menilai efektivitas jangka panjang dan profil keamanan sebelum obat dapat digunakan secara umum.

Berita terkait