Obesitas Bikin Lutut Makin Terbebani, Waspada Bahaya Osteoartritis dan Cara Mengatasinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Obesitas meningkatkan risiko osteoartritis (OA) lutut akibat tekanan mekanis ekstra pada sendi saat berdiri dan bergerak. Selain faktor mekanis, jaringan lemak juga menghasilkan faktor proinflamasi yang memperburuk kondisi sendi. Menurut dr. dr. Ihsan Oesman, Sp.OT, Subsp.KP, OA lutut adalah kondisi kronis yang berkembang bertahap, dan pengelolaan berat badan menjadi penting untuk mengurangi beban pada sendi.
Pengelolaan berat badan yang tepat meliputi perubahan pola makan, latihan fisik yang sesuai, dan perubahan gaya hidup. Namun, orang dengan obesitas sering kesulitan menjalani perubahan ini karena nyeri lutut, keterbatasan gerak, rasa lapar, dan dorongan makan berulang. Kombinasi beban mekanis yang lebih besar dan faktor biologis dari jaringan lemak menjadi penyumbang utama perburukan OA pada penderita obesitas.
Bagikan
Berita terkait
Kasus Penyakit Hati Terkait Diabetes Tipe 2 dan Obesitas Naik Lima Kali Lipat
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 19.45
9 Bahaya Kurang Tidur bagi Kesehatan
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.18
Taksi Green SM Tertabrak KRL di Karet, Pastikan Tanggung Biaya Pengobatan Korban
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 11.17
Sering Gagal Diet? Kenali ‘Food Noise’, Gangguan Biologis yang Bikin Pikiran Terobsesi Makanan
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 07.36