OIKN Dapat Anggaran Rp6,7 Triliun di RAPBN 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otorita Ibukota Nusantara (OIKN) mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp6,7203 triliun dalam RAPBN 2027, meningkat dari Rp6,262 triliun pada APBN 2026. Anggaran ini terutama digunakan untuk program pengembangan kawasan strategis sebesar Rp6,128 triliun dan program dukungan manajemen sebesar Rp592 miliar. Pemerintah menargetkan pembangunan wilayah Kalimantan pada 2027 untuk memperkuat peran kawasan sebagai simpul strategis mengurangi ketimpangan antara wilayah barat dan timur Indonesia, sekaligus mendukung konsep "Superhub Ekonomi Nusantara".
Strategi pembangunan IKN mencakup pembangunan wilayah perkotaan terpadu, ekosistem pemerintahan, pelayanan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan wilayah kepulauan dan pesisir, serta jaringan konektivitas transportasi untuk menekan biaya logistik. Proyek IKN yang dimulai pada akhir pemerintahan Jokowi kini dilanjutkan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran. Presiden Prabowo memberikan instruksi untuk mempercepat pembangunan fasilitas legislatif dan yudikatif, dengan target penyelesaian pada 2028. Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi setelah kunjungan pertama Prabowo ke IKN pada Januari 2025.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.25
Ubah Status Guru PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Siapkan Rp31 Triliun
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 14.31
Bunga Utang Pemerintah 2027 Capai Rp650 Triliun, Setara Rp1,78 Triliun per Hari
Berita terkait
Pemerintah dan Banggar DPR Pangkas Anggaran Subsidi BBM-LPG 2027
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 12.40
Menkeu: Kenaikan target belanja tidak termasuk tambahan anggaran K/L
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 17.39
Subsidi Listrik 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp 117,84 Triliun
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 11.00
Daftar Kementerian dan Lembaga dengan Anggaran Terkecil di RAPBN 2027
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 07.46