OJK Ingatkan Bahaya Judi Online Berkedok Gim Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OJK Tasikmalaya memperingatkan penyebaran judi online berkedok game digital di kalangan pelajar, PNS, dan pekerja informal di Priangan Timur. Modus baru judi online menyusup melalui game favorit remaja yang meminta deposit untuk melanjutkan permainan. OJK mendorong program Genius untuk edukasi literasi keuangan pelajar, tetapi penanganan memerlukan peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak. Data PPATK mencatat deposit judi online senilai Rp1,02 triliun selama Piala Dunia 2026, sementara Kementerian Sosial menangguhkan bantuan sosial 1,49 juta KPM yang terindikasi judi online.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 10.00
Tingkatkan Literasi Keuangan, KrediOne Gelar Edukasi bagi UMKM dan Kelompok Tani di Bali
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 22.55
OJK Perluas Literasi Keuangan hingga Kabupaten Paling Selatan Indonesia
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 22.24
Literasi Keuangan Naik, Duta Literasi OJK Edukasi Pelajar Rote Ndao
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 21.31
Duta Literasi Keuangan OJK Kenalkan Cara Atur Uang Saku ke Pelajar Rote Ndao
Berita terkait
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp 3.250 Triliun, yang Akses Cuma 13%
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.34
OJK Tasikmalaya edukasi siswa Sekolah Rakyat budaya menabung
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 14.37
Pasar Futures Indonesia Berpeluang Tumbuh, Literasi dan Edukasi Perlu Diperkuat
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 19.30
Gus Ipul Tegaskan Bansos Bukan untuk Judol, Tangguhkan 1,49 Juta Penerima
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 09.00