Ortu Siswa SD di Sleman Mengamuk Bawa Parang, Seorang Guru Jadi Korban
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang guru di SD Kecamatan Turi, Sleman, mengalami penganiayaan oleh ayah seorang siswa yang membawa parang. Kejadian terjadi pada Jumat (25/9) setelah miskomunikasi terkait pengambilan jajajan dari kantin oleh anak berkebutuhan khusus pelaku. Guru HK (40) terkena sabetan sajam di lengan saat berusaha menangkis parang yang ditawarkan pelaku TM (44). Polisi menangkap pelaku dengan barang bukti berupa parang 80 cm. Sebelumnya, ibu pelaku sudah dipanggil ke sekolah dan persoalan selesai, namun konflik membesar setelah panggilan ke suami. Kasus ini telah ditindaklanjuti kepolisian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 September 2026 pukul 14.05
Guru SD di Sleman Disabet Parang Wali Murid, Polisi Sebut karena Miskomunikasi
Berita terkait
Tak Terima Anak Dihukum, 3 Orang Tua Siswa Aniaya Guru di Jeneponto
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.20
Viral Pria di Jakut Tewas Dianiaya Sejumlah Orang, Pelaku Ditangkap
Detik.com · 29 September 2026 pukul 10.12
Pemuda di Tanjung Priok Diduga Dianiaya hingga Tewas, 1 Pelaku Ditangkap Polisi
kumparan · 29 September 2026 pukul 10.12
Tak Mau Ambil Risiko, Guru Minta Petugas MBG Makan Dulu Sebelum Dibagikan ke Siswa
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 08.30