OSN Dikmen 2026 Resmi Dibuka, Dorong Pengembangan Talenta Sains Berkelanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) resmi membuka Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional Jenjang Pendidikan Menengah 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, pada Selasa (15/9). Ajang ini bertujuan untuk mendukung pengembangan talenta sains secara berkelanjutan di kalangan siswa menengah. Sebanyak 540 finalis dari 28 provinsi dan satu Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) Jepang lolos ke tingkat nasional dan akan bersaing pada sembilan cabang: astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika/komputer, kebumian, kimia, dan matematika. OSN diharapkan menjadi ruang bagi peserta untuk mengaktualisasikan kemampuan sains, membangun karakter, dan memperluas kesempatan pengembangan diri hingga tingkat internasional. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menekankan bahwa OSN merupakan bagian dari upaya menemukan, mengembangkan, dan mengaktualisasikan talenta murid. Ia juga menyampaikan bahwa prestasi yang diraih melalui OSN harus dipandang sebagai langkah awal untuk membuka lebih banyak peluang pendidikan dan pengembangan diri. Peserta dengan prestasi terbaik berkesempatan mewakili Indonesia di ajang olimpiade sains internasional serta mengikuti seleksi Beasiswa Talenta Indonesia. Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono menyatakan bahwa partisipasi talenta sains jenjang pendidikan menengah pada OSN 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Bagikan
Berita terkait
Wamendikdasmen: WSC Shanghai 2026 Tolok Ukur Kualitas Pendidikan Vokasi Indonesia
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 21.52
Kemendikdasmen Perkuat Diplomasi Indonesia-Prancis lewat Program Residensi Rimbaud
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.32
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq Lepas Kontingen Indonesia ke WorldSkills Shanghai 2026
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 13.19
20 Anak Muda Indonesia Jalani Pembinaan 9 Bulan Jelang WSC Shanghai 2026
kumparan · 16 September 2026 pukul 05.33