Otomotif Raksasa Bakal PHK 4.000 Karyawan, Kalah dengan Mobil China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jaguar Land Rover (JLR) akan memotong 4.000 pekerja atau sekitar 10% dari total tenaga kerja globalnya. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap persaingan ketat dari mobil China yang harganya lebih murah, serta tekanan dari serangan siber dan kebijakan tarif AS. JLR menargetkan penghematan £1,7 miliar (Rp40,7 triliun) dalam dua tahun dengan break-even point 300.000 unit kendaraan. CEO PB Balaji menyatakan transformasi diperlukan akibat perubahan teknologi, persaingan ketat, dan ketidakpastian geopolitik. Pemerintah Inggris menyediakan dana listrik gratis, kredit modal sebesar £4 miliar untuk kendaraan nol emisi, dan subsidi mobil listrik £2 miliar. Bersamaan dengan JLR, Volkswagen juga memotong 50.000 pekerja karena kalah bersaing dengan China.
Bagikan
Berita terkait
China Gilas Otomotif Eropa, Jaguar Korban Terbaru PHK 4.000 Karyawan
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.50
Jaguar Land Rover Bakal PHK 4.000 Karyawan, Pemerintah dan Serikat Pekerja Gelar Pertemuan
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 20.45
Mobil China Mau Dilarang Permanen, DPR Diminta Cepat Sahkan Aturannya
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.10
Honda Ingin Pangkas Biaya, Kini Melirik Komponen dari China
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 17.28