Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Otoritas Pajak Inggris Diminta Turun Tangan Periksa Implikasi Pajak Man City

Ketua Komite Keuangan Parlemen Inggris, Dame Meg Hillier, meminta otoritas pajak HMRC untuk menyelidiki implikasi pajak terkait kasus pelanggaran yang dilakukan Manchester City. Hillier menyurati Sekretaris Tetap HMRC, JP Marks, usai komisi independen menemukan lebih dari 100 pelanggaran individu terhadap Peraturan Premier League selama beberapa musim. Dalam suratnya, Hillier meminta penjelasan mengenai langkah HMRC sebagai respons atas temuan tersebut, termasuk apakah otoritas pajak telah menerima laporan lengkap dan tanpa sensor, serta penilaian yang telah dilakukan terkait potensi implikasi pajak. Hillier juga meminta gambaran umum mengenai pemantauan HMRC terhadap klub-klub sepak bola, termasuk masalah perpajakan yang ditemukan dan cara penanganannya. HMRC memiliki wewenang untuk memeriksa ulang laporan pajak dan menolak transaksi yang direkayom untuk mengurangi pajak, serta dapat menjatuhkan denda jika terjadi kekurangan pembayaran pajak. Kasus ini berkaitan dengan tuduhan bahwa Manchester City menggunakan kontrak komersial fiktif untuk menggelembongkan pendapatan dan mengecilkan biaya hingga lebih dari £900 jolar (US$1,2 miliar) antara 2009 dan 2018. Manchester City membantah semua tuduhan dan mengajukan banding atas temuan komisi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait