Pabrik Honda Super-One di Jepang Disetop Sementara, Indonesia Terdampak?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Honda memperpanjang penghentian produksi di pabrik Yorii sejak 5 Agustus 2024 pasca gempa besar yang melanda Jepang. Menurut paparan keuangan Honda Global, penghentian operasi akan berlangsung hingga pertengahan Agustus, dengan dua pabrik utama minimal ditutup sampai 19 Agustus. Pabrik Yorii merupakan basis produksi model Civic, Prelude, HR-V, dan ZR-V yang dipasarkan ke Australia.
Penutupan fasilitas ini berpotensi mengganggu pasokan kendaraan Honda di beberapa negara Asia. Pabrik Suzuka pun terdampak, padahal fasilitas ini memproduksi sejumlah model baru termasuk mobil listrik Honda Super-One yang baru diumumkan harganya di Indonesia. Honda Super-One untuk pasar Indonesia diimpor utuh (CBU) dari Jepang, sehingga ketersediaan unit berpotensi mengalami keterlambatan jika penghentian produksi berlanjut lebih lama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 19.06
Belum Pulih dari Gempa Bumi, Toyota Kini Hadapi Ancaman Topan
Berita terkait
Rentetan Gempa di Ring of Fire Dalam 2 Bulan: Kolombia, Jepang, hingga RI
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.44
Tsunami Dahsyat 40 Meter Dikira Cuma 3 Meter, 18.500 Tewas Seketika
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.10
5 Orang Tewas Akibat Gempa M 7,1 Jepang, 2 Jasad Ditemukan di Reruntuhan Mal
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 07.22
Gempa M 7,1 Guncang Jepang, WNI Diimbau Waspada dan Patuhi Otoritas
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 04.20