PAD Bali Rp13 Triliun, Belanja Pegawai Menyedot Anggaran Ugal-ugalan, Sebegini
JPNN.com± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali mencapai Rp13 triliun per Agustus 2026, tumbuh 8,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11,8 triliun. Realisasi ini telah menyentuh 60,3 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp21,6 triliun.
Sektor pariwisata menjadi kontributor utama melalui Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang mencapai Rp6 triliun, naik 12,42 persen secara tahunan. Komponen PBJT tersebut mencakup pajak hotel, restoran, katering, hiburan, parkir, serta tenaga listrik.
Bagikan
Berita terkait
KAI Siapkan Rencana Pengembangan Perkeretaapian di Bali
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 07.45
OJK: Debitur di Bali dominan bergerak di sektor produktif
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 14.18
Maybank Marathon 2026 Diproyeksi Beri Dampak Ekonomi Rp300 Miliar ke Bali
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 18.30
Kisah Desa Ketapanrame Ubah Tanah Kas Desa Jadi Destinasi Wisata
Detik.com · 28 September 2026 pukul 11.18