Pakar Dorong Pencegahan Kebakaran Gambut Berbasis Sains dan Verifikasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pencegahan kebakaran gambut memerlukan pendekatan teknis dan nonteknis yang menyeluruh. Secara teknis, kebakaran terjadi akibat interaksi sumber panas, bahan bakar, oksigen, serta kondisi mengering gambut seperti penurunan muka air tanah, cuaca kemarau, dan kecepatan angin. Penyelamatan teknis mencakup penjagaan muka air tanah, pengelolaan kanal, pemantauan kelembapan, serta penyediaan sarana pemadaman. Pendekatan nonteknis meliputi perilaku manusia, kebiasaan membuka lahan, konflik penguasaan lahan, dan keterbatasan alternatif pengolahan tanpa bakar. Setiap kejadian kebakaran perlu diverifikasi objektif sebelum dikaitkan dengan pihak tertentu atau memberikan keuntungan ekonomi. Pemantauan dilakukan melalui citra satelit, sensor, patroli darat, dan drone dengan respons cepat untuk mengendalikan api sebelum meluas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 12.08
Pencegahan Karhutla Harus Berbasis Sains dan Verifikasi
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 21.00
Hanura Dukung Tindakan Tegas terhadap Pelaku Karhutla
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 18.29
Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri ke Daerah Cegah Karhutla
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 13.13
UGM: Indonesia Baru Kompak Saat Karhutla Hanguskan Sumatera hingga Kalimantan
Berita terkait
Dari 157 Turun ke 11, Kini 44 Hotspot Karhutla Kalsel Muncul Lagi!
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 07.20
Karhutla Riau Meluas ke Delapan Lokasi, Luas Lahan Terbakar Capai 783 Hektare
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.55
Tim Gabungan Padamkan 10 Hektare Karhutla Gambut di Kutai Barat
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.36
Kemenhut Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gunung Gede-Pangrango
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 17.39