Pakar Internasional Kembali Teliti Formasi 'Bahtera Nuh' di Turki
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok pakar internasional mulai mengambil sampel inti dari Formasi Durupinar di Turki, sebuah formasi berbentuk kapal sepanjang 157 meter yang diyakini sisa bahtera Nabi Nuh. Penelitian ini dipimpin Andrew Jones melalui Noah's Ark Scans dan bertujuan menguji teori bahwa formasi tersebut merupakan batuan alami. Sampel diambil dari kedalaman 18 meter untuk dianalisis laboratorium. Hasil awal menunjukkan tidak ada batuan dasar atau batu kapur padat yang teridentifikasi. Penelitian ini merupakan respons terhadap perdebatan sejak 1996, ketika Lorence Collins dan David Fasold menyimpulkan bahwa Durupinar hanyalah formasi batuan alami.
Bagikan
Berita terkait
Makam Berusia 2.400 Tahun Ditemukan, Diduga Kuburan Pegulat Turki
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 03.30
Petani RI Temukan Emas 16 Kg di Sawah
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 08.45
Ilmuwan Ungkap Otak Manusia Ternyata Ada Dua
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 20.20
Hadapi Serangan Houthi, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan Bahas Pengaktifan Perjanjian Mekkah
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 18.31