Hadapi Serangan Houthi, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan Bahas Pengaktifan Perjanjian Mekkah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para menteri luar negeri Arab Saudi, Turki, dan Pakistan bertemu di New York pada 25 September 2026 untuk membahas pengaktifan Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah. Langkah ini diambil menjawab serangan Houthi yang menyasar Arab Saudi serta upaya Iran menjaga jarak dari dinamika Yaman. Dalam pertemuan, mereka meninjau pembentukan sekretariat, komite, dan kelompok kerja serta persiapan operasional badan-badan tersebut. Para menteri juga membahas pertemuan mendesak dengan kepala staf militer tiga negara untuk mendukung Arab Saudi. Pernyataan sikap bersama mengecam keras serangan terhadap Mekkah dan fasilitas sipil serta ekonomi di Arab Saudi, sekaligus memuji keahlian angkatan bersenjata Arab Saudi dalam menjaga keamanan negara serta menegaskan hak negara untuk mengambil langkah perlindungan sesuai Pasal 51 Piagam PBB.
Bagikan
Berita terkait
Houthi Peringatkan Turki dan Pakistan Tidak Dukung Arab Saudi dalam Perang di Yaman
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 19.29
"NATO Versi Islam" Terbentuk, 3 Negara Sepakat Lakukan Hal Ini
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 07.45
Turki, Pakistan, Saudi Bentuk Aliansi Pertahanan Makkah, Negara Lain Bisa Gabung
kumparan · 1 September 2026 pukul 11.49
Pakta Makkah 2026: Aliansi Pertahanan Turki, Arab Saudi, dan Pakistan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 20.38