Pakistan Desak AS-Iran Kembali ke Meja Perundingan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakistan mendesak Amerika Serikat dan Iran kembali ke meja perundingan untuk mengakhiri permusuhan. Duta Besar Pakistan untuk PBB, Asim Iftikhar Ahmad, menyampaikan dalam wawancara kepada The National bahwa Islamabad berkomitmen pada mediasi untuk mencegah konflik. Memorandum Islamabad yang ditandatangani pada Juni 2023 setelah mediasi Pakistan dan Qatar, mencantumkan 60 hari periode perundingan untuk menghentikan konflik secara permanen serta mengembalikan Selat Hormuz untuk pelayaran komersial. Namun, Iran menuduh AS gagal menerapkan ketentuan seperti sanksi dan blokade angkatan laut, sementara AS dan negara Teluk menekankan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Ahmad menyatakan ada sedikit keengganan dalam penerapan memorandum, namun Pakistan terus berupaya memacu implementasinya dengan jalur komunikasi tinggi tingkat terbuka dengan kedua pihak.
Bagikan
Berita terkait
Pezeshkian Tegaskan Iran akan Terus Melawan hingga Agresor Benar-Benar Menyesal
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.50
Harga Minyak Hari Ini Anjlok Imbas Kebuntuan Perundingan AS-Iran
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 08.46
Pakistan Klaim Kemajuan Signifikan Mediasi Konflik AS-Iran
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.07
Rusia siap dukung mediasi AS-Iran
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 14.24