Palestina nyatakan belasungkawa kepada RI atas gempa di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina menyampaikan belasungkawa serta rasa solidaritas yang mendalam kepada pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia atas bencana gempa bumi besar yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa yang terjadi pada hari Sabtu tersebut dilaporkan telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan luas pada berbagai bangunan, pemukiman, dan infrastruktur umum.
Pemerintah Palestina turut mendoakan kesembuhan segera bagi seluruh korban luka serta menyampaikan simpati mendalam bagi keluarga korban yang meninggal dunia. Pihak Palestina juga berharap tim SAR dan otoritas berwenang dapat mengevakuasi para korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan dan menjalankan langkah penanganan dampak gempa dengan lancar.
Dalam pernyataan tersebut, Palestina menegaskan dukungan penuh bagi Indonesia dalam melewati masa sulit ini. Mereka menyatakan keyakinan kuat bahwa Indonesia mampu menghadapi situasi darurat tersebut serta segera mengatasi seluruh dampak bencana yang ditimbulkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 23.04
HUT ke-81 RI, Dirut Pertamina Pimpin Aksi Kemanusiaan Gempa di NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.45
Mendagri Siapkan Rencana Prioritas Penanganan Korban Gempa di NTT
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.52
Update Gempa NTT: 4.541 Rumah Terdampak
Berita terkait
FOTO: Ribuan Korban Gempa NTT Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 21.34
Peduli Gempa NTT, Bea Cukai Labuan Bajo Salurkan Bantuan Kemanusian ke Sejumlah Wilayah
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 18.29
Dua Pekan Belajar di Bawah Pohon akibat Gempa, Siswa SMP di Manggarai Barat Menanti Tenda Darurat
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.21
Komisi IX Dukung Percepatan Perbaikan Faskes Wilayah Terdampak Gempa NTT
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 13.50