Paloh Dorong Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Sekadar Urusan 'Untung-Rugi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352663/original/059579200_1789826674-IMG_2303.jpg)
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mendorong agar hubungan Indonesia-Malaysia diperlakukan sebagai hubungan khusus (lex specialis) yang tidak hanya berfokus pada keuntungan-keuntungan perdagangan. Surya menyampaikan hal ini saat menerima Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di NasDem Tower, Jakarta, pada 19 September 2026. Ia menekankan bahwa kedekatan kedua negara lebih besar dari sekadar transaksi ekonomi karena kedua negara merupakan bagian dari satu rumpun yang sama.
Surya menilai Indonesia dan Malaysia memiliki kepentingan yang sama dalam memajukan bangsa masing-masing. Ia menegaskan bahwa kedua partai politik, NasDem dan UMNO, perlu bekerja sama untuk mencapai kemajuan bersama. Surya juga menyinggung kondisi ASEAN yang menurutnya tidak lagi menjadi kekuatan bersama yang efektif. Ia berharap kedua negara dapat lebih sering berkonsultasi untuk menemukan solusi atas berbagai persoalan, tanpa bersengaja mencampuri urusan domestik masing-masing.
Surya berharap pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan strategis kedua negara, baik dalam kebijakan luar negeri maupun kerja sama berbagai sektor. Ia pun mengajak Zahid untuk tidak segan berkunjung ke Indonesia karena banyak teman di sana yang siap mendukung hubungan yang lebih erat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 September 2026 pukul 22.59
Surya Paloh Kukuh Ingin Ambang Batas 7%: Ikhlas Jika NasDem Tak Lolos
kumparan · 19 September 2026 pukul 22.07
Surya Paloh Dorong Parliamentary Threshold 7%, Ikhlas NasDem Tak Lolos Senayan
Berita terkait
Surya Paloh Minta RUU Pemilu Diselesaikan Tahun Ini
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 23.20
Surya Paloh: NasDem Siap Ambil Risiko dari PT 7 Persen
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 23.07
Indonesia Digugat ke ASEAN Gara-gara Karhutla, Gerindra: Pemerintah Terus Lakukan Penanganan
VOI · 8 September 2026 pukul 14.12
Terima Dubes AS untuk ASEAN, Prabowo Bahas Kemitraan dan Stabilitas Kawasan
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 21.00