Indonesia Digugat ke ASEAN Gara-gara Karhutla, Gerindra: Pemerintah Terus Lakukan Penanganan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia digugat ke ASEAN oleh Malaysia dan Brunei Darussalam terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan yang menyebar hingga ke wilayah Filipina. Kedua negara tersebut sepakat membawa isu ini ke dalam Konsultasi Pemimpin Tahunan Malaysia-Brunei ke-27 di Bandar Seri Begawan pada 22 Agustus lalu. Partai Gerindra menanggapi dengan menekankan bahwa pemerintah Indonesia masih fokus melakukan penanganan karhutla di tengah bencana gempa bumi dan erupsi gunung. Juru bicara Gerindra, Bahtra Banong, menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto turun langsung ke lokasi kejadian serta melakukan koordinasi baik secara langsung maupun melalui zoom bersama pemerintah daerah, termasuk wilayah yang berpotensi rawan karhutla. Terkait permohonan maaf resmi Presiden ke Malaysia dan Brunei, Bahtra menilai pemerintah telah melakukan langkah diplomatik untuk menjaga hubungan baik dengan negara tetangga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.17
Di Malaysia, Kapolda Riau Bicara soal Karhutla dan Penanganan Gotong Royong
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.25
BMKG Wanti-wanti September Masih Fase Kritis Karhutla
Detik.com · 8 September 2026 pukul 13.14
Gunung Ciremai Diselimuti Asap Pekat Imbas Karhutla
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.38
Puan Soroti Lahan Bekas Karhutla Jadi Kebun Sawit: Harus Segera Diselidiki
Berita terkait
Kemlu: Penanganan Dampak Karhutla Demi Menjaga Kestabilan Hubungan RI dengan Negara ASEAN
VOI · 5 September 2026 pukul 09.12
Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Indonesia ke ASEAN, Apakah RI Bisa Kena Sanksi?
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 08.17
Menteri Lingkungan Hidup Siap Terima Bantuan Negara Luar Padamkan Karhutla
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.00
Malaysia Apresiasi Respons Cepat Indonesia Tangani Karhutla
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 21.30