Panas! "NATO Muslim" Akhirnya Sepakat Terjunkan Pasukan Lawan Houthi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aliansi Pertahanan Makkah (sering disebut 'NATO Muslim') yang terdiri dari Arab Saudi, Pakistan, dan Turki sepakat mengaktifkan langkah pencegahan kolektif setelah serangan Houthi Yaman terhadap Arab Saudi. Ketiga negara akan menyiapkan dan menyerahkan pasukan militer secara cepat ke Arab Saudi sebagai respons terhadap serangan yang disebut 'keji' oleh Houthi. Keputusan diambil dalam pertemuan darurat di Riyadh pada Senin (5/10/2026) sambil menunggu eskalasi konflik di Yaman yang melibatkan serangan balasan pemerintah Yaman yang didukung Saudi. Sebelumnya, pakta pertahanan bersama ditandatangani pada Agustus 2026, namun belum ada pengerahan pasukan aktif hingga kini. Ketiga negara memiliki total hampir 1,4 juta personel militer aktif, 3.400 pesawat, 6.000 tank, dan lebih dari 340 aset laut. Tag: aliansi pertahanan, houthi, yaman, arab saudi, pakta mekkah"،"tags": ["aliansi pertahanan", "houthi", "yaman", "arab saudi", "pakta mekkah"]
Bagikan
Berita terkait
Komisi III Segera Bahas DIM RUU Perampasan Aset di Masa Sidang Mendatang
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 09.41
Bank Dunia Proyeksi Ekonomi Gang China, Asean dan Cs Tumbuh 4,5% di 2026
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 09.40
Berisik Petasan Maulid hingga Tengah Malam Ganggu Warga Jakarta
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 09.39
Turun Lagi, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 2,570 Juta Per Gram
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 09.36