Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Pandangan Muhammadiyah Jatim soal Sound Horeg: Banyak Mudaratnya

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menilai keberadaan sound horeg membawa lebih banyak mudarat ketimbang manfaat bagi masyarakat luas. Ketua PWM Jawa Timur, Sukadiono, menyatakan bahwa dampak negatif sound horeg antara lain menimbulkan korban jiwa, kerusakan bangunan di area sekitar, dan kebisingan suara. Menurutnya, dengan pertimbangan dampak negatif tersebut, aparat dan masyarakat perlu menegakkan aturan yang tegas terkait penyelenggaraan sound horeg agar tidak terjadi konflik antar warga, terutama antara penyedia jasa, penyewa, dan pihak yang merasa terganggu. Sukadiono juga mengajak elemen tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan untuk turut mengedukasi warga agar tidak mengorbankan masyarakat yang dirugikan demi kepentingan ekonomi semata. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif agar tidak ada pihak yang memanfaatkan sound horeg secara merugikan ketenangan dan keselamatan publik.

Berita terkait