Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Panen Padi Bersamaan Bulan Maulid, Petani Aceh Siapkan Kenduri

Musim panen padi gadu atau musim tanam kedua di sejumlah wilayah Aceh bertepatan dengan datangnya bulan Rabiul Awal 1448 Hijriah, yang diperkirakan jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026. Petani mulai memanen padi menjelang 12 Rabiul Awal, sehingga hasil panen dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan mendukung tradisi kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurut Muslim, petani asal Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, hasil panen musim gadu tahun ini belum optimal karena sebagian tanaman padi terserang hama wereng cokelat. Namun, momentum panen yang bertepatan dengan bulan Maulid tetap menjadi alasan bagi petani untuk bersyukur.

Tradisi kenduri Maulid telah berlangsung turun-temurun di Aceh. Perayaan biasanya dimulai pada 12 Rabiul Awal dan dapat berlangsung hingga beberapa bulan setelahnya. Kenduri menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Farida, warga Aceh, mengatakan ketika datang bulan Maulid, tidak hanya merayakan hari kelahiran Nabi tetapi juga bisa mengundang para tamu ke rumah ketika sedang musim panen.

Di Kabupaten Pidie, panen padi gadu mulai berlangsung di sejumlah kecamatan, antara lain Indrajaya, Peukan Baro, Mila, Sakti, Keumala, dan Titeue. Musim panen di wilayah tersebut diperkirakan berlangsung hingga dua bulan ke depan. Di Aceh Utara, Hadijah dari Gampong Aron Pirak, Kecamatan Matangkuli, telah menyiapkan kebutuhan untuk kenduri Maulid sejak sekitar tiga bulan lalu, termasuk belasan ekor ayam kampung yang dipelihara khusus untuk keperluan kenduri pada 12 Rabiul Awal 1448 H. Meskipun persediaan dana terbatas, ia berharap kenduri tetap dapat dilaksanakan meski secara sederhana.

Berita terkait