Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania Hancur Digempur Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain dan Yordania mengalami kerusakan parah akibat pertempuran dengan Iran. Pelaksana Tugas Sekretaris Angkatan Laut AS, Hung Cao, mengakui bahwa Iran menghancurkan fasilitas di Bahrain secara serius. Sementara itu, Iran menanggapi dengan menyatakan bahwa serangan mereka berhasil menghancurkan markas Armada ke-5 di Bahrain serta pangkalan lain. Serangan Iran menyebabkan kerusakan luas pada pusat komando dan bangunan di NSA Bahrain, sehingga tidak akan kembali beroperasi dalam waktu dekat. Di Yordania, IRGC Iran melancarkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti (Al-Azraq), yang menargetkan persiapan jet tempur F-35, F-16, dan F-15. Yordania mencegat 18 dari 20 rudal, namun beberapa pesawat militer AS mengalami kerusakan. Total, 42 pesawat militer AS hilang atau rusak dalam konflik ini, dengan 18 tentara AS tewas dan lebih dari 800 luka-luka sejak Februari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 14.29
Angkatan Laut AS Akui Serangan Iran Merusak Parah Pangkalan Armada Kelima di Bahrain
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 09.00
Konflik Iran-UEA Uji Kekompakan BRICS di Tengah Gonjang-ganjing Ekonomi Global
JawaPos · 11 September 2026 pukul 07.45
Minyak Brent Meroket ke USD 108, Konflik Iran Terus Tekan Pasokan Global
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 07.37
Pejabat AS Akui 8 Jet Tempur F-15 dan 1 Pesawat A-10 Amerika Rusak Dirudal Iran
Berita terkait
Yordania Jadi Target Balas Dendam Iran, IRGC: AS Kalah Total
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 17.25
Tegang, Yordania Hancurkan 18 Rudal Balistik Kiriman Iran
Detik.com · 9 September 2026 pukul 13.44
Menlu Iran Araghchi Lontarkan Balasan Sarkastis kepada Menlu Yordania
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 21.31
Qatar: Serangan Iran ke Yordania, Bahrain, dan Kuwait Ancam Kawasan
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 19.10