Parlemen Iran bahas RUU pengawasan Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Parlemen Iran dijadwalkan menggelar sidang virtual untuk membahas sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait pengawasan Selat Hormuz dan penanganan pengaruh asing. Anggota Komisi Keamanan Nasional akan membahas "Rencana Pengelolaan Cerdas" untuk Selat Hormuz serta RUU yang bertujuan memerangi kejahatan internasional. Kegiatan ini dilaporkan oleh lembaga penyiaran pemerintah IRIB. Sidang tersebut dilaksanakan setelah Iran dan Oman mencapai kesepakatan mengenai peta rute pelayaran untuk Selat Hormuz, yang dinegosiasikan selama beberapa pekan. Kesepakatan ini merupakan bagian dari kerangka kerja yang ditetapkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan Amerika Serikat, yang menugaskan Teheran dan Muscat untuk mengembangkan sistem navigasi baru bagi Selat Hormuz. Meskipun kemajuan tercapai, Iran menegaskan bahwa keputusan untuk membuka kembali jalur perairan strategis tersebut sangat bergantung pada pemenuhian kewajiban AS berdasarkan MoU yang ada. Hal ini menunjukkan bahwa Iran tetap menempatkan syarat-syarat diplomasi dan keamanan sebagai kunci utama dalam mengatur penggunaan Selat Hormuz, yang merupakan jalur laut strategis bagi sebagian besar perdagangan global.
Bagikan
Berita terkait
Tujuan Perang Tak Tercapai, Iran Tuding AS Sembunyikan Jumlah Tentara yang Tewas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 14.24
Qalibaf Peringatkan Tak Ada Pihak di Kawasan yang Bisa Jual Minyak jika Iran Tidak Bisa
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 11.31
Mojtaba Khamenei Tiba-Tiba Muncul, Beri Pesan ke Amerika
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 22.00
Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Tawaran Selat Hormuz
Detik.com · 29 September 2026 pukul 18.12