Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Tawaran Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran sedang menunggu jawaban resmi Amerika Serikat (AS) terkait proposal pembukaan kembali Selat Hormuz, menurut Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Mediator Qatar telah menyampaikan sejumlah gagasan kepada Teheran dan akan kembali mendiskusikan hal tersebut dengan pihak AS. Jawaban akhir Washington diharapkan diterima Iran pada Selasa (29/9). Araghchi, yang berada di New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB, menyatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz bergantung pada pemenuhan persyaratan yang telah disampaikan kepada AS. Proposal Iran mensyaratkan gencatan senjata selama tujuh hari di seluruh Timur Tengah, termasuk Lebanon, pencairan aset Iran yang dibekukan, pencabutan sanksi terhadap sektor minyak Iran, dan penghentian blokade laut AS.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Teheran siap berunding tetapi menolak tekanan. "Iran tidak mencari perang, tetapi akan membela diri dari tekanan, ancaman, dan serangan," kata Pezeshkian kepada CBS. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump membantah laporan bahwa dirinya bersedia menawarkan keringanan sanksi dan mencairkan dana Iran. "Ini tidak benar. Saya tidak menawarkan apa pun kepada mereka," tulis Trump melalui Truth Social.
Konflik antara AS dan Iran yang dimulai setelah serangan AS dan Israel pada akhir Februari telah mengganggu pasokan energi dan mendorong kenaikan harga minyak. Harga minyak Brent naik 1,4 persen menjadi 106,77 dolar AS per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 1,5 persen menjadi 93,94 dolar AS per barel. Sebelum perang, Selat Hormuz membawa sekitar seperlima minyak dan gas alam cair dunia. Pembukaan kembali selat tersebut masih bergantung pada hasil pembicaraan melalui mediator.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 September 2026 pukul 19.00
Trump Tolak Tawaran, Iran Tunggu Jawaban Resmi AS Soal Selat Hormuz
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 22.01
Iran Tangkap Drone Bawah Laut AS, Bakal Pulihkan Data di Dalamnya
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 14.46
Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Trump Tolak Tawaran Damai Iran
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 13.03
Dunia Makin Kacau, Iran Siap "Perang Kiamat" dengan AS
Berita terkait
Trump dan Iran Terus Berseteru, Jalan Damai Masih Buntu
Detik.com · 27 September 2026 pukul 21.34
Trump Tolak Proposal Akhiri Perang, Ini Respons Iran
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 08.59
Iran Tawarkan Buka Selat Hormuz Selama Sepekan, Tunggu Persetujuan AS
kumparan · 27 September 2026 pukul 04.00
Pejabat Iran dan AS Gelar Pertemuan Langka Bahas Situasi di Selat Hormuz
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 11.31