Pasien Beli Tambal Gigi Online, Dokter Gigi: Dipakai Bisa Picu Infeksi-Kematian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang dokter gigi dari Tangerang, Aprillya Sakila, memperingatkan bahaya penggunaan bahan tambal gigi yang dibeli secara online dan dipasang sendiri di rumah. Kasus yang ia tangani melibatkan seorang pasien yang mengalami infeksi berat setelah membeli bahan tambal gigi melalui media sosial. Pasien sempat menjalani perawatan di Puskesmas, namun karena keterbatasan jadwal, ia memilih solusi cepat dengan membeli bahan online. Beberapa bulan kemudian, pasien datang dengan gigi belakang bagian bawah kanan yang membengkak dan sangat sakit. Setelah bahan tambal dilepas, nanah keluar dari rongga mulut pasien. Bahan tersebut berupa plastik yang dipanaskan dengan air panas sebelum dipasang, dan penggunaannya justru memperparah kondisi karena tidak dilakukan oleh profesional.
Dampak penggunaan bahan tambal gigi online dapat bermulai dari bau mulut dan gusi mudah berdarah, hingga berkembang menjadi pembengkakan wajah, demam, hingga infeksi yang menjalar ke leher yang berbahaya. Sakila menjelaskan bahwa infeksi yang tidak diobati dapat menyebar ke bagian leher dan berujung fatal. Ia juga mengingatkan bahwa banyak penjual di media sosial mengenakan jas putih atau snelli, sehingga masyarakat mudah tertipu untuk menganggap produknya aman dan dikembangkan oleh dokter.
Sebagai saran, Sakila menekankan agar masyarakat tidak mencoba-coba perawatan kesehatan gigi di rumah. Jika ada masalah pada rongga mulut, sebaiknya langsung dikonsultasikan dengan dokter gigi yang profesional. Bagi yang sudah menggunakan bahan semacam itu, ia menyarankan untuk segera membuangnya agar tidak terjadi komplikasi di kemudian hari.
Bagikan
Berita terkait
Ramai Pasien Beli Bahan Tambal Gigi Sendiri via Online, Berujung Bengkak Infeksi
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 13.28
Video: Hanya 2,8% Orang RI Yang Sikat Gigi Benar dan Tepat, Kok Bisa?
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 13.40
Qodari Usul KTP atau Nomor HP Jadi Syarat Buat Akun Medsos: Biar Tak Anonim
Detik.com · 1 September 2026 pukul 14.43
Instagram Batasi Jangkauan Akun AI Influencer
kumparan · 1 September 2026 pukul 14.30