Patra Niaga Berduka Insiden Tanah Bumbu, Tegaskan Bukan Pemilik Armada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 12.00 WITA, sebuah truk tangki minyak menabrak mobil pikap yang mengangkut mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kecelakaan ini mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan satu orang luka parah. Korban termasuk sopir truk berinisial MI serta enam mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Nahdatul Ulama Kalsel. Para mahasiswa sedang dalam perjalanan menuju tempat wisata di Sungai Alut.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyampaikan duka cita mendalam dan menegaskan bahwa truk tangki yang terlibat bukan merupakan armada operasional mereka. Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR, memastikan kendaraan tersebut tidak tercatat melakukan aktivitas di Terminal Pertamina. Proses penanganan dan penyelidikan diserahkan kepada pihak berwenang. Mobil pikap yang ditumpangi korban adalah milik Desa Irigasi Batulicin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.33
Pertamina Pastikan Truk Tangki di Insiden Tanah Bumbu Bukan Armada Perusahaan
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 18.37
Mobil Tangki Minyak Tabrak Pikap Mahasiswa KKN di Kalsel, 7 Orang Tewas
Berita terkait
Patra Niaga Kalimantan Sampaikan Duka Cita atas Insiden Tanah Bumbu
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.23
Mobil Tangki Minyak Kecelakaan di Kalsel Bukan Armada Milik Pertamina
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 17.06
Belum Lama Ditinggal Basis, Kini Yukie Sang Vokalis Alami Kecelakaan
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 22.45
Wakapolsek Samarinda Ulu Dipukul Sopir Travel saat Bantu Korban Lakalantas
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.23