KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk BBM di Sumsel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kecelakaan beruntun di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, terjadi pada 12 September 2026, ketika bus ALS melintasi jalan berdelaminasi dan kehilangan kendali, menabrak truk tangki pengangkut minyak mentah. Akibat kecelakaan ini, 19 orang tewas, termasuk tiga awak bus, 12 penumpang, dan dua awak truk. Bus tersebut dalam perjalanan dari Pati, Jawa Tengah, menuju Medan, Sumatera Utara, dan sedang mengangkut barang-barang seperti sepeda motor, kayu mebel, dan buah-buahan yang menghalangi pintu keluar saat kecelakaan. Truk tangki mengangkut sekitar 8.000 liter minyak mentah, yang punya peran dalam ledakan dan kebakaran yang terjadi setelah tabrakan.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan bahwa penyebab kecelakaan ini meliputi manuver pengemudi yang tidak aman, yaitu tiga kali menghindari delaminasi tanpa pengereman, sehingga pada ketiga kalinya bus masuk ke jalur lawan. Kecepatan bus diperkirakan mencapai 60 km/jam saat manuver tersebut. Pengemudi juga diduga kelelahan karena sistem pergantian hanya dilakukan saat merasa lelah, bukan berdasarkan jadwal istirahat yang wajar. Di samping itu, kondisi jalan yang memiliki delaminasi dan kurangnya rambu peringatan yang permanen juga menjadi faktor. KNKT menemukan 22 poin dalam investigasinya, termasuk tidak adanya jejak pengeraman di lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan ini, asap dan api membengkokan kabin bus, sehingga beberapa korban tidak dapat keluar melalui pintu karena terhalang oleh barang bawaan. Evakuasi dilakukan melalui jendela. KNKT menekankan bahwa kombinasi antara keputusasaan pengemudi, kondisi jalan yang buruk, dan muatan berbahaya di dalam bus serta truk tangki menyumbang pada tingginya dampak kecelakaan ini.
Bagikan
Berita terkait
Kecelakaan Bus ALS di Sumsel, Direktur Bus-Pemilik Truk Jadi Tersangka
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.08
Menhub Evaluasi Operasional Kereta Api RI Usai Temuan KNKT
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.35
Ini Kabar Terbaru Soal Badan Perlindungan Keselamatan Transportasi
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.05
Soal KA Anggrek vs KRL, Polisi Sebut Ada SOP Saat Ragu di Kondisi Darurat
Detik.com · 30 September 2026 pukul 17.35