PBB Klaim Kekerasan dan Aneksasi di Tepi Barat Makin Memburuk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor hak asasi manusia PBB melaporkan bahwa kekerasan pemukim Israel dan aneksasi wilayah di Tepi Barat semakin memburuk dua tahun setelah Mahkamah Internasional (ICJ) menyatakan pendudukan Israel atas Tepi Barat tidak sah. Serangan oleh pemukim dan pembentukan pos terdepan disebut telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa.
Juru bicara kantor HAM PBB Ravina Shamdasani menyatakan keprihatinan atas pengumuman pemerintah Israel yang akan meningkatkan jumlah permukiman dan pos terdepan. Ia juga menyoroti seruan terbuka para pemimpin Israel untuk pembalasan dan hukuman kolektif terhadap komunitas Palestina, disertai ancaman untuk mengubah Tepi Barat menjadi "Gaza yang lain."
Pada Juli 2024, ICJ di Den Haag mengeluarkan pendapat penasihat yang menyatakan bahwa pendudukan Israel selama beberapa dekade atas wilayah Palestina adalah ilegal. Hakim ketua ICJ Nawaf Salam menyatakan bahwa kehadiran Israel yang berkelanjutan di wilayah Palestina melanggar hukum internasional.
Bagikan
Berita terkait
Serangan Pemukim Israel Terhadap Warga Palestina Mencapai Tingkat yang Tidak Dapat Ditoleransi
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.00
Pemukim Israel Didakwa Bunuh Aktivis Palestina di Tepi Barat
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 22.36
PM Israel Tolak Gencatan Senjata atau Tarik Pasukan dari Gaza sesuai Rencana Trump
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 18.28
AS-Israel Mendadak Kompak dengan Rusia-Iran, Lawan Dunia soal Ini
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 16.00