PBB: Terjadi 62 Pelanggaran Wilayah Udara Libanon oleh Militer Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PBB melaporkan 62 pelanggaran wilayah udara Libanon oleh militer Israel dalam satu hari, menjadi jumlah tertinggi sejak Juni 2024. Pasukan Sementara PBB (UNIFIL) catat peningkatan signifikan aktivitas IDF di wilayah Libanon, termasuk operasi darat, tembakan proyektil, dan serangan udara. Eskalasi terjadi meski telah ada kesepakatan gencatan senjata antara Libanon dan Israel pada Juni 2024. Serangan Israel di Kfar Rumman menewaskan 11 orang, termasuk dua bayi dan dua petugas medis. Konflik memicu krisis kemanusiaan dengan ribuan warga mengungsi dari Nabatieh.
Bagikan
Berita terkait
Serangan Udara Israel di Kfar Rumman Libanon: 11 Tewas Termasuk Bayi dan Medis
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.10
3 Petani Libanon Ditahan Pasukan Israel, 1 Warga Sipil Dibebaskan
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 06.50
Serangan Udara dan Artileri Israel Hantam Libanon Selatan, Kota Nabatieh Jadi Sasaran
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 13.15
Penjajah Israel Menggila dengan Meningkatkan Serangan ke Libanon Selatan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.10