Serangan Udara dan Artileri Israel Hantam Libanon Selatan, Kota Nabatieh Jadi Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer Israel melakukan serangan udara dan artileri intensif di Libanon selatan pada Sabtu (28/8), dengan fokus utama di wilayah antara al-Deir dan Bukit Ali Al Taher di pinggiran utara Nabatieh El Faouqa. Serangan udara berlangsung selama sekitar tiga jam dan menyasar pemukiman warga serta infrastruktur strategis. Dua serangan tambahan menghantam permukiman Mansouri, sementara di Kota Nabatieh, sebuah drone Israel menembakkan rudal berpemandu ke bangunan di Jalan Nabih Berri, menyebabkan kerusakan signifikan di lantai atas bangunan tersebut.
Selain serangan udara, unit artileri Israel juga membombardir beberapa titik di wilayah selatan, termasuk area antara permukiman Markaba dan Rab El Thalathine, yang dilaporkan mengakibatkan ledakan kuat. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa, namun intensitas serangan ini menunjukkan peningkatan aktivitas militer Israel di perbatasan utara yang menargetkan wilayah kedaulatan Libanon.
Situasi diperparah dengan klaim Hizbullah yang melaporkan penghancuran tiga tank Israel di tengah eskalasi yang menelan korban jiwa. Perundingan mengenai mekanisme pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata masih berlanjut, sementara Israel terus mendudoki sebagian wilayah Libanon selatan yang sebagian telah didudoki selama puluhan tahun dan sebagian lainnya direbut selama perang 2023-2024.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 13.00
Israel Kembali Gempur Sejumlah Wilayah di Lebanon Selatan
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 04.30
Serangan Terbaru Israel ke Gaza Tewaskan 5 Orang
Berita terkait
Penjajah Israel Menggila dengan Meningkatkan Serangan ke Libanon Selatan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.10
Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Tewaskan 7 Orang
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.40
Israel Gempur Lebanon Selatan, Tuduh Hizbullah Langgar Gencatan Senjata
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.01
Menlu Suriah Bertemu Bos Mossad usai Israel Bombardir Pangkalan Suriah, Ada Apa?
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 14.41