PBNU Butuh Pemimpin Baru Bebas Konflik, Gus Kikin Diharapkan Selektif Tentukan Kepengurusan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031, menggantikan KH Yahya Cholil Staquf. Gus Lilur meminta Gus Kikin melakukan reformasi dan penataan kepengurusan, termasuk evaluasi terhadap konflik internal, etik, dan perkara hukum yang pernah melibatkan oknum pengurus sebelumnya. Salah satu kasus yang disoroti adalah Mardani H. Maming, mantan Bendahara Umum PBNU yang menghadapi proses hukum pada 2022 lalu. Gus Lilur menekankan pentingnya pembersihan struktural agar PBNU tidak kembali menjadi arena pertarungan kepentingan. Menurutnya, kepemimpinan baru harus memastikan individu dengan rekam jejak konflik tidak menduduki posisi strategis. Pembersihan dilakukan agar PBNU tetap menjadi rumah besar yang teduh dan konsolidatif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 16.33
Gus Lilur Dukung Gus Kikin Mereformasi PBNU
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 19.11
Gus Kikin Diminta Putus Rantai Konflik di Internal PBNU
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 18.16
Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun PBNU Profesional dan Egaliter
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 14.24
Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun Kepengurusan PBNU Berbasis Meritokrasi
Berita terkait
Gus Kikin: Bakal Ada Orang Lama dalam Kepengurusan PBNU Baru
Detik.com · 4 September 2026 pukul 22.42
Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun Pengurus PBNU Secara Profesional dan Meritokratis
VOI · 10 September 2026 pukul 12.45
Gus Kikin Tegaskan NU Dukung Program Pemerintah
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.16
Gus Kikin Sebut Gus Gudfan Jadi Bendum Lagi: Supaya Gajian Lancar Dulu
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.05