Pelapor Khusus PBB Desak Pengerahan Pasukan Perlindungan Internasional di Gaza dan Tepi Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB untuk hak asasi manusia di wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967, mendesak pengerahan segera pasukan perlindungan internasional di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Dalam unggahan di media sosial X, Albanese menyatakan bahwa tanggung jawab mengakhiri pendudukan ilegal Israel berada di tangan negara-negara lain, berdasarkan pendapat penasihat dari Mahkamah Internasional (ICJ). Ia menyoroti pelanggaran hak asasi manusia yang terus terjadi, termasuk penargetan terhadap sumber air dan pembatasan pergerakan warga Palestina di wilayah terdampak konflik. Di Tepi Barat, pasukan dan pemukim Israel dikabarkan memutuskan pipa air di beberapa daerah, sekaligus menjaga pengepungan terhadap Kota Qusra, selatan Nablus. Di Jalur Gaza, Albanese menggambarkan situasi yang masih ditandai oleh kehancuran luas dan korban jiwa meskipun gencatan senjata telah diberlakukan. Ia menekankan pentingnya mengatasi akar penyebab politik dan hukum krisis ini, khususnya dengan mengakhiri pendudukan Israel di atas wilayah Palestina, serta menyediakan perlindungan internasional yang mendesak bagi warga sipil di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 03.50
Serangan Israel di Gaza Tewaskan 3 Orang, Termasuk Seorang Anak
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 18.37
13 Warga Palestina Ditangkap Israel dalam Penggerebekan di Tepi Barat
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 21.55
PBB belum Terima Notifikasi AS Soal Penolakan Visa Presiden Palestina
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 21.28
Israel Selidiki Kematian Hind Rajab dan Serangan terhadap Pekerja Bantuan di Gaza
Berita terkait
Pelapor Khusus PBB Tegaskan Pendudukan Israel Harus Diakhiri
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 04.00
Gaza Menjadi Tempat Paling Mematikan Bagi Pekerja Kemanusiaan
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 06.10
PBB Serukan Perlindungan Terhadap Warga Sipil di Wilayah Palestina
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 06.00
Serangan Pemukim Israel Terhadap Warga Palestina Mencapai Tingkat yang Tidak Dapat Ditoleransi
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 10.00