Serangan Pemukim Israel Terhadap Warga Palestina Mencapai Tingkat yang Tidak Dapat Ditoleransi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Hak Asasi Manusia PBB untuk Wilayah Palestina yang Diduduki menyatakan bahwa serangan dan tindakan sewenang-wenang oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina telah mencapai tingkat yang tidak dapat ditoleransi. Serangan ini termasuk penerobosan rumah, kekerasan fisik, vandalisme, pencurian, dan pembakaran, termasuk serangan terhadap sebuah masjid di dekat Qusra, Tepi Barat. Kantor ini mendesak otoritas Israel untuk menindak para pemukim yang bertanggung jawab atas kekerasan ini dan menghentikan ekspansi permukiman Israel yang melanggar hukum internasional.
Salah satu kasus kekerasan paling parah terjadi pada Juli 2025, ketika para pemukim dari pos terdepan di Ras al-Ain, Qusra, memutus pasokan air dan listrik ke tiga rumah warga Palestina. Pada 9 Agustus, para pemukim menutup semua gerbang dan akses jalan, serta mendirikan tenda di antara rumah-rumah, menyebabkan tiga keluarga sejumlah 15 orang—termasuk dua anak-anak—terkurung dalam ketakutan tanpa akses ke kebutuhan dasar. Warga yang terjajatuhkan ini juga dilaporkan tidak mendapatkan respons dari aparat Israel yang hadir di lokasi.
Kantor HAM PBB menyatakan bahwa tindakan kriminal oleh pemukim ini, didukung atau diam-diam disetujui oleh Israel sebagai kekuatan pendudukan, bertujuan memaksa warga Palestina meninggalkan rumah dan tanah mereka. Rekaman video menunjukkan tentara Israel berdoa bersama pemukim, sementara pada 12 Agustus, meskipun tenda pemukim dibongkar, para pemukim tetap mengepung rumah-rumah tersebut hingga Kamis. PBB menegaskan bahwa Mahkamah Internasional telah menyatakan seluruh permukiman Israel di Tepi Barat adalah ilegal, dan Israel harus menghentikan aktivitas permukiman, mengevakuasi para pemukim, dan memastikan pertanggungjawaban bagi semua pihak yang terlibat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 10.22
Prancis Kecam Penjajah Israel Sita Rumah Warga Palestina di Tepi Barat
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 08.28
Warga Palestina Ungkap Kekejaman Penjajah Israel di Tepi Barat: Jangan Keluar, Nanti Kamu Dibunuh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 07.15
Akses Bantuan ke Tepi Barat Dihambat Lebih dari 900 Rintangan Israel
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.25
Masih Ada Uluran Tangan untuk Warga Palestina yang Dijajah Israel
Berita terkait
PBB Buka-bukaan Titik Kritis di Palestina, Masa Depan Dipertaruhkan
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 21.40
Israel Tolak Peta Jalan 15 Poin Gaza, Keberatan dengan Peran Pasukan Internasional
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 16.27
Israel Gerebek Kamp Pengungsi Palestina di Tepi Barat, 20 Orang Ditangkap
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 23.29
Serangan Udara Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 7 Orang
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 01.01