Pelukan Nenek Katarina Lindungi Cucunya dari Runtuhan Tembok saat Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) menewaskan 68 orang dan melukai 213 orang hingga Senin (17/8), dengan 1.576 gempa susulan tercatat. Di tengah bencana, Katarina Dadona, seorang nenek di Gongger, Manggarai Timur, menyelamatkan cucunya Karolin Selomita (3 tahun) dengan memeluknya saat tembok rumah runtuh. Katarina mengalami luka di kepala dan punggung, sedangkan Karolin terluka parah di dahi (butuh empat jahitan) dan pelipis mata. Keduanya dievakuasi ke rumah sakit lalu ke posko pengungsian setelah rumah mereka hancur rata dengan tanah. Orang tua Karolin yang bekerja di Bali berencana pulang. Katarina mengaku trauma merasakan guncangan dahsyat yang selama ini hanya dilihat di TV, namun bersyukur keduanya selamat. Saat ini mereka tinggal di tenda pengungsian; Karolin masih keluh sakit kepala dan hanya makan sedikit. Katarina menolak kembali ke rumah sebelum benar-benar aman, khawatir gempa kembali terjadi. Tim SAR gabungan terus menyisir wilayah terdampak memastikan tidak ada korban tertinggal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 16.45
Update Gempa NTT: 70 Orang Meninggal dan 132 Luka-luka
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 21.30
995 Gempa Susulan Hantam NTT, tapi Hanya 46 yang Terasa
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.41
Agus Jabo Ungkap Upaya Kemensos Percepat Bantuan untuk Korban Gempa NTT
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 09.24
Update Dampak Gempa NTT: Lebih dari 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian
Berita terkait
Update Gempa NTT: 111 Orang Meninggal, Jumlah Pengungsi Berkurang
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 18.56
Update Gempa NTT: 111 Korban Jiwa, 9 Ribu Gempa Susulan
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 17.43
Menembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Tim Lemomo Jadi Salah Satu yang Pertama Salurkan Bantuan ke Pota
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 09.15
BMKG Catat Gempa Susulan di NTT Capai 7.492 Kejadian
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 08.15