Pemakaman 'Tukang Jagal Bosnia' Dihadiri Ribuan Orang, Uni Eropa Berang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ribuan orang hadir dalam pemakaman Ratko Mladic di Beograd, Serbia, pada Senin (7/9). Mladic, yang dikenal sebagai 'tukang jagal Bosnia', meninggal pada akhir Agustus saat menjalani hukuman penjara seumur hidup di Den Haag. Ia terbukti bersalah atas genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama perang Bosnia pada 1990-an. Penghormatan besar ini menuai kecaman dari Uni Eropa yang memandangnya sebagai glorifikasi terhadap pelaku kejahatan perang.
Meskipun divonis sebagai penjahat perang, Mladic dipandang sebagai pahlawan oleh kelompok nasionalis Serbia dan Republika Srpska. Presiden Serbia Aleksandar Vucic memastikan keamanan acara tetapi tidak hadir. Uni Eropa menyampaikan kecaman keras, menyatakan bahwa pengagungan terhadap penjahat perang bertentangan dengan nilai-nilai Eropa.
Perang Bosnia (1992-1995) menewaskan sekitar 100.000 orang dan membuat 2,2 juta orang mengungsi. Mladic menjadi salah satu tokoh militer utama dalam kepemimpinan Serbia Bosnia. Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY) memvonisnya bersalah atas pembantaian Srebrenica pada 1995, di mana sekitar 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia dibunuh. Pembantaian ini dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan yang paling parah di Eropa sejak Perang Dunia II.
Bagikan
Berita terkait
Ratko Mladic, Terpidana Penjahat Perang asal Serbia Bosnia, Meninggal Dunia
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 21.31
Ironi Jagal Bosnia Pembantai 8.000 Muslim: Mati sebagai Penjahat Perang, tapi Dipuja bak Pahlawan
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 11.31
Serangan Ekonomi pada Iran Makin Terbuka, Uni Eropa Dukung Sanksi AS
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 10.00
Penyimpanan Gas Uni Eropa Baru Terisi 65 Persen, Belum Perlu Langkah Tambahan
VOI · 5 September 2026 pukul 15.30