Penyimpanan Gas Uni Eropa Baru Terisi 65 Persen, Belum Perlu Langkah Tambahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fasilitas penyimpanan gas Uni Eropa saat ini hanya terisi sekitar 65 persen dari total kapasitas, yang berada di bawah tingkat normal untuk periode ini. Meskipun demikian, Komisi Eropa menyatakan bahwa langkah tambahan tidak diperlukan untuk menghadapi musim dingin mendatang. Juru bicara Komisi Eropa, Anna-Kaisa Itkonen, menyampaikan bahwa Kelompok Koordinasi Gas Uni Eropa telah mengevaluasi situasi dan menyimpulkan bahwa kebijakan yang ada saat ini dianggap cukup untuk memastikan pasokan gas selama musim dingin. Target umum penyimpanan gas Uni Eropa adalah 90 persen, namun aturan tersebut memberikan fleksibilitas bagi Komisi Eropa untuk menurunkan target hingga 5 poin persentase jika diperlukan. Tingkat penyimpanan 80 persen dianggap cukup untuk kebutuhan musim dingin. Komisi Eropa akan terus memantau perkembangan penyimpanan di seluruh negara anggota dan berencana untuk menilai kembali kondisi pada pertemuan berikutnya pada September. Meskipun tingkat penyimpanan masih di bawah normal musiman, ada kekhawatiran bahwa gangguan berkepanjangan terhadap pasokan gas dari Timur Tengah dapat menyebabkan fluktuasi harga gas yang lebih besar saat musim dingin tiba.
Bagikan
Berita terkait
Norwegia Geser AS Jadi Pemasok Gas Terbesar ke Uni Eropa
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 12.16
Tekan Ekonomi Iran, AS Klaim Telah Berkomplot dengan Uni Eropa
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 08.00
Ingin Tubuh Tetap Hangat Selama Musim Dingin, Konsumsi 9 Makanan Ini
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 05.49
PM Spanyol Tegaskan Tak Ada Bukti Maroko Dalangi Krisis Migran di Ceuta
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 05.22