Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemboran Masif dan Kolaborasi Teknologi Kunci Kemandirian Energi

Indonesia menetapkan strategi untuk mencapai kemandirian energi melalui peningkatan aktivitas pemboran sumur minyak dan gas. PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina ditunjukan untuk memimpin upaya ini, termasuk menstabilkan produksi di lapangan mature, menjelajah sumber daya baru di Indonesia Timur, dan memanfaatkan potensi gas bumi. PHE sedang menjalankan program pengeboran masif dengan laju tertinggi dalam beberapa dekade, meliputi ratusan sumur pengembangan, workover, dan eksplorasi di wilayah onshore dan offshore seperti Blok Rokan, Sumatra Selatan, Kalimantan, hingga Indonesia Timur.

Dalam konferensi SPE/IADC Asia Pacific Drilling Technology Conference and Exhibition 2026 di Bali, Wakil Direktur Utama PHE Virano Nasution menekankan bahwa energi menjadi fondasi bagi kehidupan 280 juta orang di 17.000 pulau. Konferensi bertema "Transforming drilling and wells for an efficient and intelligent energy future" dihadiri oleh pemerintah, industri energi, dan para ahli internasional.

Virano menjelaskan bahwa sumur-sumur energi masa depan memiliki karakteristik kompleks dengan tekanan dan suhu tinggi di lokasi terpencil, sehingga membutuhkan teknologi canggih, rig andal, riset akademis, dan regulasi yang mendukung. PHE juga menekankan pentingnya pengembangan talenta dan transfer teknologi di bidang eksplorasi, Enhanced Oil Recovery (EOR), dan Carbon Capture and Storage (CCS) untuk mendukung transisi energi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait