Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina: Pengeboran Masif dan Kolaborasi Teknologi Jadi Kunci Kemandirian Energi RI

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengembangkan program pengeboran masif untuk mendukung kemandirian energi nasional Indonesia. Menurut Wakil Direktur Utama PHE Virano Nasution, upaya ini bertujuan menahan penurunan produksi alami di lapangan mature, membuka potensi sumber daya baru di wilayah Indonesia Timur, dan mengoptimalkan potensi gas bumi. Program ini melibatkan ratusan sumur pengembangan, pekerjaan workover, dan eksplorasi di wilayah onshore dan offshore, termasuk Blok Rokan, Sumatra Selatan, Kalimantan, hingga Indonesia Timur.

PHE menjalankan pengeboran dengan laju tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. Virano menekankan bahwa energi menjadi fondasi keberlangsungan hidup lebih dari 280 juta orang di 17.000 pulau Indonesia. Konferensi SPE/IADC Asia Pacific Drilling Technology Conference and Exhibition 2026 yang digelar di Bali pada 5-6 Agustus 2026 membahas transformasi teknologi pengeboran untuk masa depan energi yang efisien dan cerdas.

Menurut Virano, sumur migas masa depan memiliki karakter yang lebih kompleks dengan suhu dan tekanan tinggi di lokasi terpencil. Hal ini menuntut teknologi canggih, rig yang andal, dukungan riset akademis, dan regulasi yang mendukung investasi. PHE juga menekankan pentingnya transfer teknologi, talenta, Enhanced Oil Recovery (EOR), dan Carbon Capture and Storage (CCS) untuk industri hulu migas Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait