Pemerintah Bakal Batasi Pembelian BBM Subsidi, Desil 10 jadi Sasaran Awal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berencana membatasi pembelian BBM bersubsidi mulai pada kelompok desil 10, yakni rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan ekonomi tertinggi. Kebijakan ini diumumkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai langkah awal evaluasi untuk menyempurnakan penyaluran subsidi agar lebih tepat sasaran. Desil 10 dibagi berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah masih menghitung potensi penghematan anggaran, diperkirakan sekitar separuhnya dari total subsidi energi. Dalam RAPBN 2027, subsidi energi dialokasikan Rp272,9 triliun, dengan BBM Rp28,7 triliun, LPG 3 kg Rp114,1 triliun, dan listrik Rp130,1 triliun. Target penyaluran JBKP 2027 sebesar 20,09 juta kiloliter berpotensi menurun akibat kebijakan pengendalian subsidi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.30
BBM Subsidi Bakal Dibatasi, Anggaran Bisa Hemat 10%
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 15.14
Purbaya Ungkap Pertalite Bakal Dibatasi untuk Desil 10, Berlaku Beberapa Bulan Lagi
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.46
Pemerintah Siapkan Pembatasan BBM Subsidi, Anggaran Bisa Hemat 10 Persen
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 18.31
Molinas Berpotensi Pangkas Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun
Berita terkait
Bahlil Sebut Pembatasan Pertalite untuk Desil 9 dan 10 Masih Dikaji
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 16.50
Buka Suara soal Pembatasan Beli Pertalite, Purbaya Jamin Harga Tidak Naik
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 18.05
Soal Rencana Pembatasan Pertalite, Bahlil: Biar Subsidi Tepat Sasaran
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 18.40
Desil 10 Dilarang Beli Pertalite, Purbaya Klaim Hemat Anggaran 10%
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 16.29