Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Penyaluran Bansos agar Tepat Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mempercepat sinkronisasi data penyaluran bantuan sosial (bansos) lintas kementerian dan lembaga melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah bertahun-tahun di mana warga yang berhak belum menerima bantuan, sementara yang sudah berubah kondisinya masih tercatat sebagai penerima. Sistem ini memverifikasi data secara otomatis, mencakup informasi kependudukan, status pekerjaan, kepemilikan aset, hingga penggunaan listrik.
Implementasi didukung oleh Pusat Data Nasional (PDN) dan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) dari Kemkomdigi, yang memungkinkan pertukaran data secara aman dan real time. Hingga kini, uji coba telah dilaksanakan di 43 kabupaten/kota, dengan Surabaya mencapai capaian pendataan tertinggi sebesar 99,82%. Proses verifikasi menjadi lebih cepat, data ganda dapat ditekan, dan masyarakat bisa memperbaiki data melalui mekanisme sanggah berdasarkan UU Pelindungan Data Pribadi dengan enkripsi dari BSSN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 11.48
Pemerintah sinkronisasi data K/L agar penyaluran bansos tepat sasaran
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 11.47
Komdigi Cek Implementasi Portal Perlindungan Sosial, Kejar Akurasi
Berita terkait
KemenPANRB: 258 kabupaten/kota sudah terapkan Perlinsos digital
ANTARA News · 18 September 2026 pukul 14.23
Luhut Kejar Perlinsos Digital Nasional Meluncur Pekan Ketiga Oktober
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.20
Cara Baru Daftar Bansos 2026: Luhut Siapkan 250 Ribu Agen Perlinsos Digital, Tak Perlu Ribet Urus Berkas
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.36
Uji Coba Perlinsos Digital: Pendaftaran dari 200 Hari Jadi 5 Menit
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 11.29