Pemerintah Verifikasi Status 8 WNI yang Disebut Direkrut Militer Rusia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia sedang memverifikasi delapan WNI yang disebut direkrut ke militer Rusia oleh Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (FISU). Menteri Yusril Ihza Mahendra menyatakan informasi tersebut masih perlu diverifikasi, termasuk identitas, proses perekrutan, dan status keberadaan mereka. FISU menyebut delapan WNI yakni Yuda Putra Pratama, Haryanto Dwi Kencana, Erwanda, Ngangun Hudri Fadli, Muhammad Syaripudin, M Hadi Maulana, Wahyu Oktavian Iskandar, dan Helmi Nuraha Hakim. Pemerintah akan menelusuri apakah mereka benar-benar masuk dinas militer Rusia atau direkrut dengan tawaran pekerjaan yang berubah menjadi penempatan militer. Jika terbukti korban eksploitasi, pemerintah akan memberikan perlindungan. Sementara itu, konsekuensi hukum akan dipertimbangkan jika ada WNI yang masuk dinas militer negara asing tanpa izin Presiden. Kasus ini serupa dengan dua kasus sebelumnya yaitu Satria Arta Kumbara dan Muhammad Rio yang disebut bergabung dengan militer Rusia.
Bagikan
Berita terkait
Pemerintah Masih Verifikasi 8 WNI Diduga Direkrut Tentara Rusia
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.08
Yusril: 8 WNI diduga jadi tentara Rusia masih diverifikasi
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 10.46
Anak Kewarganegaraan Ganda Diusulkan Bisa Pilih WN hingga 28 Tahun
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.19
Pemerintah Cermati Laporan 8 WNI Gabung Tentara Rusia, Verifikasi Berjalan
JawaPos · 2 September 2026 pukul 09.00