Pemilik Gym Bali Buka Suara soal Kelakuan Kasar 3 Anggota IDF Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Samir, pemilik gym di Ubud, Bali, membuka suara terkait pengusiran tiga WNA yang diduga anggota IDF Israel. Dalam video di Instagram @ayendaubud, Samir menjelaskan tiga orang tersebut datang ke gym dan bersikap kasar kepada staf. Setelah mendapatkan laporan dari staf, Samir langsung menanyakan asal-usul ketiganya. Mereka mengaku sebagai warga Israel, sehingga Samir memutuskan untuk tidak melayani mereka dan meminta mereka untuk pergi. Samir juga menyatakan bahwa dirinya merekam seluruh peristiwa untuk mencegah mereka berbohong nantinya.
Setelah kejadian, gym milik Samir mendapatkan ulasan bintang satu di Google Review dari pihak yang bersangkutan, yang menuduhnya bersikap rasis berdasarkan agama. Samir menolak tuduhan ini, menjelaskan bahwa ia tidak pernah menyinggung Yudaisme atau agama lain. Ia hanya menentang kehadiran IDF dan sikap kasar terhadap stafnya. Samir menegaskan bahwa keputusannya didasarkan pada perlakuan yang tidak pantas, bukan diskriminasi agama.
Samir juga menyampaikan kekecewaannya terhadap sistem yang memungkinkan anggota IDF masuk ke Indonesia. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bahwa perlakuan kasar tidak akan ditoleransi, terlepas dari latar belakang. Dirinya siap untuk tetap tidak melayani siapa pun yang melanggar aturan etika di tempat kerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.27
Viral Pemilik Gym di Bali Usir 3 Pria Asal Israel, Begini Kejadiannya
Berita terkait
MKMK Periksa Laporan soal Saldi Isra-Arsul Usir Relawan Gibran di Sidang
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 13.19
Saiful Si Pendekar Skena Ungkap Sisi Lain Dunia 'Content Creator'?
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 16.46
Abbas di PBB: Jangan Biarkan Rumah Warga Palestina Dibakar saat Penghuninya Sedang Tidur
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 21.31
Persija Minta Kasus Diskriminasi Terhadap STY Diproses Berdasarkan Fakta & Bukti
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 14.40