Pemilik Senpi di Sekolah Swasta Jaksel Direktur Perusahaan Impor Airsoft Gun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi mengamankan satu pucuk senjata api (senpi) Franchi SPAS-15 kaliber 12 gauge dan 995 pucuk senjata airsoft gun di yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Pemilik senpi teridentifikasi sebagai DS, direktur PT Lokta Karya Perbakin (importir airsoft gun), yang telah meninggal dunia 2020. Pihak kepolisian juga menyoroti mantua ketua yayasan IWD, di ruangannya senjata-senjata tersebut ditemukan.
PT Lokta Karya Perbakin mengklaim 995 airsoft gun tersebut legal, berizin, dan disimpan untuk rencana kerja sama ekstrakurikuler menembak dengan yayasan pada 2020. Kuasa hukum perusahaan, Alhadid Endar Putra, menyatakan telah menunjukkan izin ke polisi. Namun pihak sekolah membantah adanya ekskul menembak dan menyebut penemuan senjata berawal dari sengketa kepengurusan yayasan. Setelah IWD diberhentikan, pihak sekolah mendapatkan akses ke ruangannya dan menemukan senjata, narkotika, hingga 30 CD porno. Polisi terus menelusuri asal-usul dan legalitas senjata serta barang terlarang lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 07.05
Polisi Ungkap Sosok DS Pemilik Senpi yang Ditemukan di Sekolah Jaksel
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 04.00
Pemilik 995 Senjata Api di Sekolah Sudah Meninggal Dunia Tahun 2020
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.30
Pemilik Senjata Api di Sekolah Jaksel Sudah Meninggal Sejak 2020
ANTARA News · 7 Agustus 2026 pukul 15.14
Polisi temukan satu "combat shotgun" dari ratusan pucuk senjata di sekolah
Berita terkait
Kata 2 Pihak soal Konflik Yayasan Terkait Ratusan Senjata di Sekolah
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.04
Polisi Ungkap Asal Usul Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 14.39
Bareskrim Olah TKP Sekolah Swasta Simpan Senjata, Ini Hasilnya
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 22.14
Polisi dalami izin ekskul sekolah di Jaksel soal temuan "airsoft gun"
ANTARA News · 10 Agustus 2026 pukul 14.23