Pemilik soal Ratusan Airsoft Gun di Sekolah Jaksel: Buat Ekskul Nembak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Lokta Karya Perbakin direktur utama Alhadid Endar Putra menyatakan 995 senjata airsoft gun yang ditemukan di ruang yayasan sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, adalah legal dan berlisensi. Senjata‑senjata tersebut telah disimpan sejak 2020 untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak, tetapi program itu dihentikan setelah pembina berinisial S meninggal pada 2022. Menurut Alhadid, senjata‑senjata itu sudah tidak dapat digunakan, magasin-nya dilepas, dan penanganannya mengikuti prosedur keamanan, tanpa insiden sebelumnya. Ia membantah kepemilikan narkoba atau CD porno yang disita, menyatakan barang‑barang itu milik pengelola yayasan lain berinisial N sejak April 2026, dan menegaskan bahwa senjata api yang juga ditemukan bukan milik perusahaannya meskipun izinnya ada. Kepolisian Metro Jakarta Selatan sedang menyelidiki temuan tersebut, dengan laporan resmi diajukan pada 15 Juli 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 06.33
Sosok Pemilik Nyaris Seribu Senjata dalam Sekolah di Jaksel Terkuak
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.21
Polisi Sebut Ratusan Senjata di Sekolah Swasta Jaksel Diimpor, Untuk Apa?
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 14.04
Daftar Senjata yang Ditemukan Polisi di Sekolah Swasta Jaksel
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 13.48
Polisi Bicara Legalitas 995 Senjata di Sekolah Jaksel
Berita terkait
Ekshumasi Jasad Sutrimo Libatkan Ahli, Begini Kondisi Usai Dikubur 20 Hari
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.04
Polisi Ungkap Asal Usul Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 14.39
Polisi: Sejumlah Airsoft Gun di Sekolah Jaksel dalam Kondisi Rusak-Tak Utuh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 10.40
Usai Temuan Ratusan Airsoft Gun, Polisi Ambil Sampel DNA di 3 Ruang Sekolah Swasta Jaksel
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 07.46