Ekshumasi Jasad Sutrimo Libatkan Ahli, Begini Kondisi Usai Dikubur 20 Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri pada 23 Juli 2026 dengan kondisi mulut berbusa, lalu dinyatakan meninggal di RS Muhammadiyah Taman Puring. Ia dimakamkan pada hari yang sama.
Ekshumasi dilakukan dengan melibatkan tim ahli dari berbagai bidang, termasuk dokter spesialis forensik, toksikologi, DNA, histopatologi anatomi, dan laboratorium forensik. Ketua PDFMI, Brigjen dr. Sumy Hastry Purwanti, menjelaskan bahwa tim bekerja secara menyeluruh berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan laboratorium. Ia mengakui kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan karena telah dikubur lebih dari 10 hari.
Saat ini sampel jenazah telah diambil dan dikirim ke laboratorium untuk dianalisis. Kepolisian masih mendalami penyebab kematian Sutrimo, termasuk apakah kematian tersebut bersifat alamiah atau tidak. Sutrimo disebut-sebut merupakan kepala rumah tangga mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, namun polisi masih menyelidiki identitas korban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 10.04
Fakta-Fakta Terbaru Ekshumasi Jenazah Sutrimo oleh Polda Metro Jaya
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 09.50
Hasil Ekshumasi Jasad Sutrimo, Tak Ada Luka Kekerasan
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.31
Ekshumasi Sutrimo, Tim Dokter Tak Temukan Luka Benda Tajam-Tumpul
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.35
Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Begini Cara Kerja Tim Forensik Ungkap Penyebab Kematian
Berita terkait
Polisi Akan Bongkar Ponsel Sutrimo yang Tewas di Klinik Kecantikan Jaksel
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 17.12
Polisi Ungkap Kejanggalan Kematian Sutrimo, Ada Barang Korban 'Hilang'
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.18
Tim Forensik Swab Jasad Sutrimo Saat Ekshumasi, Cari Penyebab Kematian
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 18.41
Ekshumasi Jenazah Sutrimo, Tim Forensik Ambil Sejumlah Sampel
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.07