Pemimpin Makan Paling Akhir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Simon Sinek dalam bukunya "Leaders Eat Last" menjelaskan prinsip kepemimpinan di mana pemimpin harus mengorbankan kepentingan diri untuk melindungi timnya dan menikmati kesuksesan paling terakhir. Konsep ini menekankan bahwa pemimpin berada di garis depan saat bahaya dan memastikan kesejahteraan timnya terlebih dahulu.
Artikel menghubungkan prinsip ini dengan Sirah Nabawiyah, yang mengajarkan hal serupa sejak empat belas abad lalu melalui teladan Rasulullah. Kita diingatkan untuk membaca sirah dan sejarah bukan sekadar membaca, tetapi untuk mengambil pelajaran (ibrah) yang dapat menjadi jembatan (ma'bar) menghubungkan masa lalu dengan masa kini dan masa depan.
Hal ini sejalan dengan ajaran dalam Surat Yusuf ayat 111, yang menekankan pentingnya memetik ibrah dari kisah-kisah masa lalu. Dengan demikian, framework membaca sejarah membantu kita memahami pola kehidupan dan merekayasa masa depan.
Bagikan
Berita terkait
Nasib Pemimpin dalam Islam: Amanah Mengangkat Derajat, Khianat Mendatangkan Azab
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 11.20
Memimpin adalah Menderita
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 05.15
Mengapa Bulan Safar Dianggap Membawa Kesialan? Ini Penjelasan dan Asal Usul Mitosnya
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 05.15
27 Perang yang Diikuti Rasulullah SAW, Ini Fakta dan Etika Perang dalam Islam
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 10.37