Belajar dari Churchill dan Gandhi, Saat Kepercayaan Jadi Kekuatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dr Eko Surya Lesmana menjelaskan dalam buku 'The Secret Weakness of Every Great Power' bahwa kekuatan seorang pemimpin tidak ditentukan oleh kekuasaan yang dimiliki, tetapi oleh kemampuannya mengubah kepercayaan rakyat menjadi dukungan dan tindakan. Ia menggunakan contoh Winston Churchill yang berbicara terbuka kepada rakyat Inggris saat Perang Dunia II, dan Mahatma Gandhi yang mengorganisir gerakan sederhana seperti aksi membuat garam melawan kolonial Inggris. Kedua pemimpin tersebut menunjukkan bahwa kekuatan sejati lahir dari kepercayaan dan keterlibatan masyarakat, bukan sekadar senjata atau sumber daya militer.
Bagikan
Berita terkait
Sambut Abad ke-2 NU dengan Optimisme, Gus Hayid Luncurkan Buku 3 Jilid
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 06.35
Memimpin adalah Menderita
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 05.15
Pemimpin Makan Paling Akhir
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 18.40
Belajar dari Churchill dan Gandhi, Saat Kepercayaan Jadi Kekuatan Sudrajat
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 22.19