Pemkab Bogor Kebut Pemadaman TPA Galuga Pakai Drone Termal Pantau Titik Api
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerata Kabupaten Bogor terus memadamkan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Bogor, yang berlangsung sejak Senin (7/9/2026). Dari total 8,4 hektare lahan yang terbakar, hingga hari ke-8 tersisa 2,4 hektare. Bupati Rudi Susmanto menargetkan pemadaman selesai sebelum 17 September 2026 untuk dilaksanakan groundbreaking pengolahan sampah menjadi energi listrik dan pirolisis (pengolahan menjadi bahan bakar minyak).
Tim gabungan dari Pemkab Bogor, TNI, dan Polri bekerja 24 jam untuk memadamkan api. Upaya yang dilakukan meliputi pembuatan embung-embung air di tengah TPA untuk mempermudah penyemprotan, penggunaan drone termal untuk memantau sebaran titik api di bawah tumpukan sampah, dan penggunaan alat berat untuk mengekang dan mendinginkan titik panas yang terdeteksi. Drone dikendorkan setiap satu jam untuk memetakan suhu area, dengan fokus pada titik yang ditandai merah.
Sebagian besar area telah berhasil dipadamkan, termasuk wilayah pengelolaan sampah Kabupaten Bogor di bagian selatan yang dinyatakan sudah tuntas. Namun, masih ada area terbakar di wilayah utara (1,4 hektare) dan timur (1.000 meter persegi) yang sedang ditangani.
Bagikan
Berita terkait
TNI AD Dukung PSEL Olah Sampah Lama Jadi BBM Solar
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.16
Pemerintah Serius Lirik Sampah jadi Bahan BBM, Sudah Urusi Peraturan
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 23.27
Pramono Dukung Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah di Bantargebang
Detik.com · 10 September 2026 pukul 13.27
Sampah Plastik Bisa Jadi BBM di RI, Bisa Lebih Bagus dari Biosolar!
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.45