Antisipasi Dampak Gunung Anak Krakatau, Pemkot Sukabumi masih Berlakukan Pembelajaran Daring
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Sukabumi menerapkan pembelajaran daring sebagai antisipasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kebijakan ini berlaku untuk semua tingkatan pendidikan mulai PAUD hingga SMP sejak Senin (7/9). Wali Kota Ayep Zaki menyatakan pembelajaran daring efektif menghindari paparan abu vulkanik yang berpotensi menyakitkan kesehatan. Pemkot juga mengimbau masyarakat tidak beraktivitas di luar ruangan dan memakai masker jika harus keluar. Koordinasi dilakukan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 07.46
ISPA di Lampung Naik Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, Terkini Ada 76 Kasus
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.00
Abu Anak Krakatau Bikin Masker Langka, Pramono: Jangan Mainkan Harga
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 15.55
Tanggap Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau, Baznas Bagikan Masker untuk Warga
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 12.32
Sebaran Abu Vulkanik, Kegiatan Belajar Siswa di Kota Bandung dan Cimahi Masih Normal
Berita terkait
Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Kota Bekasi Berlakukan Pembelajaran Daring sampai Besok
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.47
Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan 3,3 Juta Lansia
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 11.26
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dokter Ungkap Gejala dan Cara Hadapi Abu Vulkanik
kumparan · 7 September 2026 pukul 11.25
Sekolah di Lampung Belajar Daring Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 19.39