Pemkot Tangerang Bentuk Tim Lintas Sektor untuk Sisir Anak tidak Sekolah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Tangerang membentuk tim lintas sektor untuk menginventarisir dan menangani anak tidak sekolah (ATS). Tim ini melibatkan Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Disdukcapil, Diskominfo, dan DP3AP2KB, serta perangkat kewilayahan sebagai ujung tombak validasi data dan pelaksanaan di lapangan. Tujuannya adalah memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak dan dapat melanjutkan proses belajar sesuai kebutuhannya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menjelaskan bahwa penanganan ATS membutuhkan pendekatan menyeluruh. Bappeda mengoordinasikan perencanaan kebijakan, Dinas Pendidikan menjamin akses dan mutu pembelajaran, Dinas Sosial mengatasi akar persoalan sosial ekonomi keluarga, dan Dukcapil membantu menyelesaikan kendala administrasi kependudukan. Selain pendataan, Pemkot Tangerang juga melakukan pendekatan langsung melalui home visit untuk memberikan edukasi kepada keluarga dan memahami kendala yang membuat anak tidak sekolah.
Pemkot Tangerang juga menyiapkan intervensi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak. Dashboard monitoring terpadu akan dikembangkan dengan mengintegrasikan data pendidikan, administrasi kependudukan, dan data kesejahteraan sosial untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat. Program ini dilaksanakan di bawah program Gampang Sekolah dengan komitmen melakukan monitoring dan evaluasi berkala guna memastikan keberlanjutannya.
Bagikan
Berita terkait
Pemkot Bandung Perpanjang Kontrak PPPK Paruh Waktu
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.40
Resmikan Gedung Empat, Sekolah Ini Siapkan Fasilitas Unggul bagi Siswa
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.20
Punya Ruang STEAM hingga Podcast, Gedung Baru Sekolah Citra Berkat Tampung 2.000 Siswa
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.03
SGU Tebar Puluhan Beasiswa Tangerang Gemilang
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 20.54